aleksia verbal
verbal alexia
Ringkasan Singkat
Bentuk agnosia di mana seseorang dapat mengenali huruf tunggal tetapi tidak mampu membaca kata secara utuh atau kombinasi huruf.
Aleksia verbal, yang juga dikenal sebagai 'buta kata' atau aleksia tanpa agrafia, adalah gangguan neurologis yang ditandai dengan ketidakmampuan untuk membaca kata meskipun kemampuan untuk menulis dan mengenali huruf secara individu masih utuh. Penderita kondisi ini sering kali harus mengeja kata huruf demi huruf untuk bisa memahaminya, sebuah proses yang lambat dan melelahkan secara kognitif.
Kondisi ini biasanya disebabkan oleh kerusakan pada area visual otak kiri dan serat saraf yang menghubungkannya dengan pusat bahasa (splenium korpus kalosum). Sebagai hasilnya, informasi visual dari mata tidak dapat mencapai area pemrosesan bahasa dengan benar. Dalam rehabilitasi neuropsikologis, terapi sering difokuskan pada strategi kompensasi, seperti penggunaan indra peraba atau pelatihan membaca taktil, untuk membantu pasien mendapatkan kembali fungsi komunikasinya.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Heilman, K. M., & Valenstein, E. (2011). Clinical Neuropsychology.
- APA Dictionary of Psychology.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.